Search This Blog

Friday, 7 June 2019

Penyebab battery lithium ion kembung

              Perangkat elektronik saat ini baik itu smartphone/laptop/kamera dll sudah tidak bisa lepas dari yang namanya battery, karena perangkat zaman sekarang diciptakan agar bisa digunakan secara mobile atau bisa dibawa kemana-mana sehingga membutuhkan tegangan/sumber daya untuk dapat beroperasi, battery memiliki masa umur pakai yang biasa disebut cycle, sehingga battery digunakan atau tidak kapasitasnya akan menurun seiring waktu berjalan hal ini disebabkan ion-ion didalam battery sudah mulai jenuh
                Ada banyak penyebab kenapa battery bisa kembung, tetapi pada intinya ada dua kesimpulan yang penting dari hasil analisa yaitu sebagai berikut ini :
  • Battery memiliki modul IC rangkaian yang berfungsi sebagai pembatas tegangan dan arus untuk proses charging maupun discharging
  • Battery lithium ion jika sudah memasuki cycle 500x atau 1000x maka ion-ion yang didalam battery sudah jenuh sehingga menyebabkan kapasitas battery menurun dari miliamperehour (Mah) yang tertera pada battery 
           Sehingga dapat dijabarkan bahwa penyebab battery lithium ion kembung dari 2 point diatas terdapat dua sisi kesimpulan yaitu pertama adalah rusaknya modul IC rangkaian yang berfungsi sebagai pembatas tegangan dan arus charging dan discharging pada battery lithium ion, sehingga bila IC ini rusak maka terjadi over charging pada saat pengecasan battery > 4,2V
                Battery lithium ini juga dapat kembung pada saat terjadi over discharging yaitu penggunaan battery yang melebihi muatan maksimum battery misalnya battery dengan 10/20/50C (over drain arus per detik), karena arus yang keluar sangat besar dan instan maka tegangan battery akan drop jauh < 3,6 V dan lama kelamaan battery akan kembung dan juga jika tegangan battery drop jauh < 2,5 V maka battery tidak bisa di charging kembali karena tegangan battery jauh dibawah minimum untuk proses charging 
             

       
            Dari gambar diatas terlihat bahwa battery memiliki ion-ion positif dan negatif didalam battery sudah mulai jenuh karena ion-ion didalam battery sudah terbentuk jamur dan kerak sehingga ion-ion tidak semuanya berpindah lagi dari positif ke negatif pada saat charging dan hanya mengendap disalah satu sisi sehingga hal ini akan membuat  kapasitas battery jauh menurun dari design awal pabrik, maka seiring waktu berjalan umur penggunaan battery lithium biasanya setelah 3-4 tahun siklus cycle pada battery akan tercapai 500x atau 1000x (siklus charging dan discharging) maka battery akan soak karena hanya sebagian kecil ion-ion yang berpindah, sehingga modul IC akan terus mencharging battery dan modul IC tidak cut off  karena tegangan battery belum tercapai 4,2V maka battery lama kelamaan akan kembung
             Penggunaan battery yang sudah kembung ini tidak disarankan disamping kondisi fisik battery berubah dan juga tegangan battery dapat mudah drop sehingga sangat berbahaya terutama untuk peralatan elektronik seperti drone yang membutuhkan arus besar dan instan maka bahayanya drone tiba-tiba akan jatuh seketika karena tidak ada tegangan sama sekali.

Saturday, 29 December 2018

Compare spesifikasi hardware dari smartphone

           Semakin pesatnya pertumbuhan produksi smartphone didunia dengan berbagai macam merk terkenal maka dibutuhkan pula data-data untuk melihat spesifikasi hardware dari smartphone itu sendiri sehingga dapat menjadi pertimbangan bagi pembeli sebelum membeli smartphone yang diinginkan, berikut ini dari review saya menggunakan website untuk mengcompare spesifikasi hardware berbagai merk dari smartphone seperti berikut ini :


  • Website Phonemore merupakan website yang lengkap untuk mengcompare spesifikasi smartphone dari berbagai region/wilayah distribusi, karena disetiap negara produksi smartphone dari 1 seri smartphone terkadang memiliki spesifikasi hardware yang berbeda-beda tergantung sinyal komunikasi data/baseband dari negara tersebut dan kebutuhan spesifikasi hardware antar merk smartphone dari pasar/market dari negara tersebut, berikut link nya www.phonemore.com

  • Website Gsmarena berisikan artikel dan review gadget, review assesoris serta spesifikasi dari smartphone, berikut linknya www.gsmarena.com.

Sunday, 16 December 2018

Pengalaman menggunakan water cooling custom dan HSF untuk cooler CPU

            Saat ini perkembangan dunia PC gaming sudah sangat pesat dimana sudah hadir cooler CPU menggunakan radiator atau biasa disebut water cooling yaitu cooler yang menggunakan media air untuk mendinginkan CPU, adapun pengalaman saya setelah menggunakan water cooling radiator compact, HSF dan water cooling custom seperti berikut ini :

Water cooling Compact 
  • Water cooling jenis ini memiliki bentuk yang ringkas tinggal pasang block CPU ke mainboard dan radiator pada casing PC dan selesai siap pakai
  • Saat selama pamakaian full load atau bermain game berat terkadang kita harus melihat temp CPU karena water cooling jenis ini indikator yang bisa jadi patokan hanya temp CPU dan putaran water pump karena selang radiator rata-rata berwarna hitam jd tidak tau apakah aliran air mengalir atau tidak
  • Water cooling jenis compact ini tidak memiliki tabung resevoir sehingga tidak bisa dimonitor volume air nya dan tidak bisa ditambah bila airnya kurang akibat penguapan panas dari CPU
  • Water cooling compact ini memiliki volume air yang sedikit karena airnya cuma ada didalam selang dan radiator saja
  • Karena volume air yang sedikit hanya didalam radiator sehingga temp CPU sangat bergantung dari putaran kipas radiator yang berputar sangat fluktuasi untuk menjaga temp CPU tetap stabil sedangkan water pump putaran tetap

Heatsink Fan
  • Cooler jenis ini menggunakan media padat yaitu alumunium sebagai bahan utama untuk cooler CPU atau biasa disebut juga heatsink CPU
  • Pada perkembangannya heatsink ini dikolaborasikan antara alumunium dan tembaga karena perbedaan sifat massa jenis/karakteristik dari masing-masing bahan tersebut
  • Heatsink CPU ini bentuknya bermacam-macam tetapi intinya memiliki sirip-sirip yang berfungsi agar panas cepat dikeluarkan sehingga CPU lebih cepat dingin
  • Pemakaian lebih awet karena heatsink ini dapat berfungsi sebagai cooler masif jika kipas rusak/tidak berputar
  • Memiliki dimensi yang besar dan berat sesuai TDP (Thermal Design Power), makin besar nilai TDP maka makin berat heatsink tersebut 
  • harga rata-rata lebih murah dari pada water cooling sesuai TDP nya
  • Panas yang keluar dari heatsink CPU masih berada didalam casing sehingga proses pendinginan CPU agak lambat 

Water Cooling Custom
  • Water cooling jenis ini biasanya part-partnya dijual secara terpisah kita bisa beli dan merakit sendiri sesuai keinginan sehingga bisa menentukan sendiri mau merakit water cooling dengan nilai TDP brpa 
  • Water cooling custom ini bisa dirakit dengan menggunakan tabung resevoir sehingga bisa ditambah air nya saat mulai berkurang akibat panas dari CPU
  • Selang radiator yang digunakan dapat menggunakan warna putih/transparan berbahan silikon sehingga bisa kelihatan airnya mengalir dan air yang digunakan dapat menggunakan air radiator/air coolant untuk radiator mobil
  • Untuk harga relatif lebih mahal saat membeli 1 set akan tetapi bila ada part-part yang rusak kita tinggal beli salah satu part yang rusak sehingga tidak mahal untuk kedepannya/jangka panjang
  • Panas yang dihasilkan CPU dapat langsung dibuang keluar casing PC melalui radiator sehingga temp CPU lebih cepat dingin dan stabil karena volume air yang digunakan juga lebih banyak dari water cooling compact
  • Dapat digunakan untuk mendinginkan CPU dan GPU dengan cara mengganti water blok saja atau bisa juga paralel dengan 2 water block dan 1 radiator min ukuran 240 mm atau 360 mm untuk hasil maksimal.



Sunday, 18 November 2018

Cara cek kapasitas aktual battery pada smartphone

          Smartphone saat ini merupakan sebuah alat yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, dimana smartphone berfungsi sebagai alat komunikasi serta bertukar informasi secara real time, untuk itu maka smartphone dibuat mobile agar dapat menerima informasi dimana pun kita berada, sehingga agar dapat digunakan secara mobile maka sebuah smartphone harus memiliki battery sebagai sumber energi untuk dapat memberikan daya agar dapat beroperasi
             Adapun hasil dari review saya saat ini ada sebuah aplikasi android yang bisa didownload dari google play secara gratis untuk dapat mengetahui rating arus dan kesehatan dari battery smartphone yaitu ACCUBATTERY

Accu Battery

             Berikut ini adalah hasil dari review saya setelah menggunakan aplikasi android ACCU BATTERY adalah sebagai berikut ini :
  • Aplikasi Accu battery ini memiliki charger current dan discharging sehingga bisa tau berapa arus pengisian dan arus pemakaian dari smartphone
  • Aplikasi Accu battery ini memiliki indikator temperatur dari smartphone
  • Aplikasi ini memberikan notifikasi suara saat pengisian battery hampir penuh
  • Aplikasi ini dapat memperkirakan waktu pengisian battery penuh dan battery habis
  • Aplikasi ini juga dapat mengetahui aplikasi apa saja yang banyak menggunakan daya battery
  • Aplikasi ini memilki battery health yaitu dapat memperkirakan kapasitas aktual dari battery pada smartphone sehingga kita dapat tau bahwa battery smartphone yang kita gunakan sudah layak diganti jika health dibawah 30 %.

          Adapun kesimpulan dari penggunaan aplikasi ini menurut saya adanya fitur battery health dimana kita bisa tau perbandingan kapasitas design dan aktual dari battery smartphone yang kita gunakan, sehingga jika health battery sudah di bawah 40% maka lebih baik battery diganti ketimbang membeli powerbank karena battery smartphone yang kita gunakan kapasitasnya sudah menurun drastis dan hal inilah yang membuat smartphone tiba-tiba restart saat battery dibawah 20 %.

Saturday, 20 October 2018

Kenapa battery pada smartphone cepat habis

          Saat ini pengguna smartphone semakin banyak dimana selain berfungsi sebagai alat komunikasi juga salah satu fungsinya adalah alat untuk berbagi informasi secara real time, sehingga harus terhubung ke internet secara terus menerus, maka dari itu selain mensupply daya untuk mesin dan LCD sebuah smartphone membutuhkan daya power yang relatif kecil tetapi continue selama 24 jam nonstop untuk dapat mengirim dan menerima informasi

 Jenis-jenis Battery smartphone

             Berikut ini adalah informasi tentang karakteristik pada umumnya dari sebuah battery li-ion maupun li-polymer yang banyak digunakan pada smartphone saat ini adalah sebagai berikut :
  • Battery litihum saat setelah diproduksi dari dipabrik pembuatnya maka akan lebih efektif langsung digunakan, karena sifat kimia(ion-ion positif dan negatif) dari battery itu akan jenuh seiring waktu dengan sendirinya walau belum digunakan sama sekali
  • Efektifnya battery akan efisien pada penggunaan 5 tahun setelah produksi dan juga akan efektif digunakan pada perangkat smartphone 3-4 tahun (tergantung pemakaian), sehingga walaupun smartphone digunakan atau tidak battery akan tetap soak alias kapasitasnya menurun (drop)
  • Menggunakan power bank pada smartphone merupakan suatu bentuk upaya dalam mengisi battery pada smartphone, akan tetapi disni lebih baik dananya digunakan untuk membeli battery baru original di service center resmi, jika pemakaian smartphone sudah diatas 2 tahun untuk pengguna intens dan diatas 3 tahun untuk pengguna biasa
  • Menggunakan battery KW alias abal-abal akan membuat rusaknya IC charging pada smartphone karena kualitas battery yang buruk, maka dari itu inilah salah satu alasan pihak produsen smartphone membuat battery non removable pada setiap produknya
  • harga sebuah battery litium sebenarnya tidaklah terlalu mahal akan tetapi karena mengikuti bentuk dari smartphone sehingga membuatnya ekslusif untuk sebuah device
  • Battery pada smartphone wajib memiliki kapasitas besar karena selain penurunan kapasitas pada battery seiring waktu dan juga mengurangi siklus cycle charging, ini disebabkan karna battery dengan kapasitas kecil sehingga akan cepat habis, maka pengguna akan terus menerus mengecas batterynya setiap saat, sehingga siklus cycle charging akan lebih cepat tercapai 500 x
  • Battery litium pada smartphone memiliki sirkuit protektor yang berfungsi untuk melindungi battery tersebut dari over charging, over discharging, over temp, short circuit dan tegangan drop dibawah 2,5 V battery lithium tidak bisa dicas kembali 
  • Karakteristik dari battery litium akan cepat drop saat digunakan pada alat/device yang membutuhkan daya tinggi sesaat diatas kapasitas dari battery itu sendiri contohnya seperti starter sepeda motor yang membutuhkan daya tinggi sesaat untuk menyalakan mesin motor, maka aki akan lebih cepat drop dari pada digunakan menghidupkan lampu depan 24 jam nonstop karena arusnya kecil dan stabil.

Thursday, 21 June 2018

Kelebihan & Kekurangan Battery removable dan non removable pada smartphone

         Saat ini perkembangan battery smartphone sudah sangat berkembang pesat dimana ukuran dimensi battery semakin tipis dan kapasitas battery meningkat, sehingga  dalam hal ini pihak produsen smartphone diuntungkan dalam memproduksi smartphone, sehingga menjadi lebih tipis, ringan serta compact, adapun kelebihan & kekurangan battery non removable dan removable adalah sebagai berikut  ini :

Kelebihan battery smartphone non removable :
  • Ukuran dimensi battery lebih kecil dan tipis
  • Dimensi dan berat smartphone menjadi lebih tipis dan ringan
  • Kapasitas battery dapat lebih ditingkatkan karena dimensi battery lebih tipis, ringan dan compact
Kekurangan battery smartphone non removable :
  • Harga relatif lebih mahal untuk kapasitas yang sama
  • Penggantian battery tidak mudah harus dibawa ke service center
  • Mereset smartphone pada saat smartphone hang/lag tidak bisa cabut battery
  • Pada saat penggantian battery di service center smartphone akan menginap kurang lebih sekitar 3-5 hari untuk pengantian battery tergantung jumlah antrian
  • Smartphone yang sudah dibuka casingnya (ganti battery) kemungkinan tidak waterproof lagi
Kelebihan battery smartphone removable :
  • Harga lebih murah dari pada battery non removable
  • Penggantian battery lebih simple bisa diganti sendiri
  • Pada saat smartphone hang/lag ada alternatif lepas battery untuk merestart
  • Battery bisa dicek secara visual bila sudah kembung
  • Battery dapat dicharger menggunakan desktop dock
  • Dapat mengganti battery smartphone dengan battery cadangan bila diperlukan sehingga smartphone dapat langsung digunakan kembali
Kekurangan battery smartphone removable :
  • Ukuran battery dimensi lebih tebal dan besar dari non removable
  • Berat smartphone relatif lebih berat dari smartphone non removable dengan kapasitas yang sama


Sunday, 18 March 2018

Seberapa pentingkah penggunaan SSD bagi Laptop/Notebook

            Saat ini pihak produsen elektronik PC sudah mulai banyak memproduksi Solid State Drive (SSD) untuk digunakan pada laptop dan PC, adapun alasanya yaitu tidak lain dan bukan adalah masalah kecepatan read/write yang rata-rata sekitar 5-10x lebih cepat dari HDD konvensional, sehingga kinerja laptop dan PC dapat lebih cepat dan efisien dalam hal transfer rateaccess time  dan efisiensi power 
           Berikut ini saya coba memberikan informasi mengenai perbedaan spesifikasi antara SSD, HDD dan SSHD dari salah satu merk yang digunakan untuk storage pada laptop dan PC sehingga dapat menjadi pertimbangan yang mana harus menggunakan SSD atau HDD/SSHD yang lebih efisien dalam penggunaan sehari-hari
  • Spesifikasi (SSD) Solid State Drive SATA 2,5 in     
    Tegangan Input       : 5 Volt
    Arus                        : 0,20-1,90A (tergantung kapasitas)
    Interface                : SATA III 6 Gbit/s
    Transfer rate R/W  : 850-350 MB/s (Tergantung merk)
    Access time             : 0,0015 ms (fluktuasi)




  • Spesifikasi HDD SATA 2,5 in
      Tegangan                 : 5 Volt
      Arus                        : 0,50A - 0,75A
      Interface                : SATA III 6 Gbit/s
      Speed                      : 5400 rpm
      Transfer rate R/W  : 150-100 MB/s
      Access time             : 2-500 ms (fluktuasi)




  • Spesifikasi HDD/SSHD SATA 3,5 in
      Tegangan                 : 5 Volt & 12 Volt
      Arus                       : 0,55A & 0,95A (tergantung                                                  kapasitas)
      Interface                : SATA III 6 Gbit/s
      Speed                      : 7200 rpm
      Transfer rate R/W  : 250-150 MB/s
      Access time             : 1-100 ms (fluktuasi)



           Data diatas diambil berdasarkan rata-rata dari semua merk dan tergantung spesifikasi dari prosessor dan ram laptop maupun PC saat dioperasikan serta jenis files yang ditransfer sehingga hasilnya fluktuasi, untuk hdd 2,5 in dan 3,5 in perbedaan utama terletak pada speed disk 5400 rpm VS 7200 rpm sehingga mempengaruhi kecepatan transfer rate dan access time, sedangkan untuk SSHD perbedaan terletak pada waktu booting start up awal pada windows yang kecepatannya sama dengan SSD karena SSHD memiliki memory flash NAND maka saat booting tidak harus menunggu plater disk pada HDD siap beroperasi saat start up, sehingga SSHD ini lebih cocok untuk PC yang memerlukan storage kapasitas besar dan booting lebih cepat
         Untuk Solid State Drive terjadi perubahan pola media penyimpanan dari media piringan disk ke memory flash NAND yang mana untuk mempercepat read/write data pada disk tidak dimungkinkan lagi untuk menaikkan speed rpm, sehingga transfer rate data yang didapat tidak bisa lagi ditingkatkan ini berbeda dengan memory flash yang dapat menyimpan data pada chip serta kecepatan read/write lebih cepat dengan tegangan dan arus yang relatif lebih rendah dan stabil sehingga access time pun lebih cepat karena data langsung dibaca oleh prosessor dari chip flash melalui memory pengontrolnya secara langsung
           Maka untuk itu penggunaan SSD ini pada laptop sangat membantu sekali kinerja performa laptop yang pas-pasan dari pada PC, berikut ini beberapa kelebihan menggunakan SSD pada laptop sehingga fungsi laptop menjadi lebih maksimal seperti dibawah ini :
  1. SSD menggunakan memory flash NAND sehingga lebih tahan terhadap guncangan dari pada HDD konvensional
  2. SSD sangat membantu kinerja CPU laptop dalam hal meload files 
  3. Bobot laptop menjadi berkurang karena berat SSD lebih ringan dari HDD
  4. Access time respon SSD jauh lebih cepat sama seperti menggunakan smartphone saat laptop digunakan untuk menjalankan proses booting/start up/hibernate/wake up/shut down (instant On)
  5. Menggunakan SSD pada laptop akan lebih menghemat battery sekitar 10-20 %
  6. SSD Tidak perlu didefrag karena CPU dapat mengakses files secara langsung
  7. Multitasking, Searching dan transfer data lebih cepat 
  8. Arus yang digunakan pada SSD jauh relatif lebih rendah dari HDD, ini terlihat dari data yang diaccess hanya pada salah satu chip memory flash saja sehingga chip yang lain akan standbye.

Saturday, 3 March 2018

Versi Google Apps Package Comparisons

            Google Apps package merupakan paket install untuk sistem android custome rom pada smartphone berbasis linux yang mana pihak google sudah menyediakan paket-paket yang dikemas menjadi seperti dibawah ini : 


Google Apps Package varian

             Untuk link dapat didownload di website resmi google opengapps (free download) tinggal sesuaikan versi platform (arm/arm_64,X86/X86_64), versi android (Versi 4.4-8.1) dan varian yang akan didownload, sedangkan bila smartphone update android via OTA maka secara otomatis smartphone akan mendownload varian stock yang full apps dan tidak bisa diunninstall.

Friday, 2 March 2018

Perbedaan type Prosessor Laptop Core i3/i5/i7

          Saat ini perkembangan laptop semakin pesat banyak dari pihak produsen merk terkenal sudah banyak mengeluarkan laptop atau notebook yang designnya ultra thin dan low power sehingga ini berimbas kepada kecepatan memproses data, sebenarnya laptop pada awalnya dibuat guna melengkapi kegiatan-kegiatan mobile maka dari itu tidak heran bila spesifikasi laptop tak secepat PC, akan tetapi saat ini laptop berkembang pesat menyaingi kecepatan prosessor PC dan berimbas ke harga laptop itu sendiri seperti laptop core i7 seri HQ,MQ,MX yang didesign untuk gaming dan rendering video, sedangkan laptop seri core i3/i5/i7 type M,E,U,Y didesign low power, berikut ini saya coba memberikan informasi mengenai type-type prosessor secara umum yang digunakan untuk laptop 

 Perbedaan type Prosessor untuk Laptop

          Dari tabel diatas dapat kita lihat perbedaan dari gambaran type prosessor secara umum yang digunakan untuk laptop yaitu sebagai berikut ini :              
  • Pada tabel diatas terlihat bahwa core i3 dan core i5 hanya berbeda di turbo boorst untuk semua type M,E,U,Y turbo boorst sendiri adalah frekuensi maksimum yang dapat dicapai prosessor dalam satuan Ghz, maka kecepatan prosessor core i3 hanya berdasarkan frekuensi maksimum yang tertera pada prosessor
  • Untuk prosessor core i3, i5, i7 type M,E,U,Y hanya memiliki 2 core dan 4 thread yang membuat berbeda adalah frekuensi base dan frekuensi maksimum sesuai type prosessor 
  • Untuk prosessor core i5 dan core i7 type M,E,U,Y perbedaannya hanya terletak di frekuensi base dan max turbo boorst
  • Untuk prosessor core i7 terbagi menjadi dua type yaitu type M,E,U,Y dengan memiliki 2 core dan 4 thread dan type HQ,MQ,MX memiliki 4 core dan 8 thread serta memiliki cache yang lebih besar
  • Untuk laptop type M,E,U,Y didesign untuk low power dalam penggunaan sehari-hari
  • Untuk harga jual laptop yang type HQ,MQ,MX  seri gaming rata-rata dijual diatas 10 juta yang spesifikasinya menyangi prosessor PC
           
           Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa laptop seri terbaru untuk saat ini yaitu core i3/i5/i7 type M,E,U,Y hanya didesign untuk mobile sehingga fokusnya ke ultra thin dan low power.

Friday, 16 February 2018

Tanda-tanda IC Emmc mulai rusak pada smartphone

             Setiap smartphone pasti memiliki IC Emmc yang berfungsi menyimpan sistem operasi dan files smartphone, IC Emmc merupakan sebuah IC chip yang fungsinya adalah sebagai memory internal smartphone, IC ini bekerja setiap saat selama smartphone itu dinyalakan dan dengan kecepatan Read/Write sesuai design pabrik dan merk tertentu, maka dari itu tidak heran bila saat smartphone mulai hang/lag/bootloop yang disebabkan sistem berhenti berjalan, maka indikasi utama adalah IC Emmc ini mulai rusak/lemah dalam Read/Write data sistem

IC Emmc Merk Samsung

          Berbeda halnya dengan sparepart seperti Layar/SOC/GPU/Ram/IC power/IC Audio dan komponen IC lainnya yang akan standbye saat smartphone tidak digunakan, sedangkan IC Emmc akan terus bekerja walaupun smartphone dalam keadaan stanbye karena sistem akan terus read/write data tergantung dari jenis aplikasi yang diinstal yang memiliki running background walaupun aplikasi tidak dibuka seperti misalnya aplikasi chatting/sosial media, maka IC emmc akan terus terhubung menerima data notifikasi dari server sehingga terjadi pertukaran data received/send secara qontinue

Adapun komponen-komponen utama dari smartphone yaitu :
  • SOC (Sistem On Chip) atau biasa disebut Prosessor
  • GPU
  • RAM
  • ROM (IC Emmc)
  • Layar
  • Touch Screen
  • Kamera
  • Sensor-sensor
  • IC power
  • Speaker
  • Wifi
  • Bluetooth
  • Battery
  • Dan komponen pendukung lainnya
           Sehingga selain battery yang paling cepat drop dari sebuah smartphone, maka dari segi hardware IC Emmc ini juga salah satunya karena bekerja 24 jam selama smartphone beroperasi, adapun tanda-tanda utama IC Emmc ini mulai lemah adalah terjadi hang pada aplikasi tertentu yang diinstal padahal sudah diclear data cache atau di unninstal/install, ini terjadi disebabkan karena proses data terhenti yaitu proses read/write tidak berjalan, kemudian bila smartphone di hard reset lalu saat aplikasi diinstall/diflash ulang tetap terjadi hang/lag padahal sistem sudah fresh sama seperti default pabrik

Contoh letak IC Emmc samsung note 4

                IC Emmc ini fungsinya kurang lebih sama seperti SSD/Flashdisk/micro SD yaitu sebagai storage, IC Emmc saat smartphone beroperasi selalu dalam keadaan active 100 % sehingga temp IC Emmc tidak pernah rendah dari IC lainnya, maka ini berpengaruh terhadap ketahanan IC Emmc itu sendiri walaupun merk kualitas baik sekalipun dan akan terus menurun seiring waktu berjalan sehingga kecepatan write/read data sampai pada tahap hang/lag/bootloop yaitu tidak bisa write/read data kembali hal ini berbeda dengan PC/Laptop yang storage internal terpisah sehingga bisa diganti bila terjadi hang/lag maka PC/laptop dapat beroperasi kembali seperti baru
               Maka dari itulah kenapa harga smartphone second selalu jatuh pada saat dijual kembali, padahal komponen lainnya masih dalam kondisi baik, yah harapan kedepan kepada produsen adalah membuat memory internal dapat diganti dengan mudah seperti halnya PC/laptop.........

Friday, 5 January 2018

Spesifikasi PC untuk Gaming dan aplikasi Emulator

                  Saat ini perkembangan aplikasi emulator sudah mulai mengalami perkembangan yang pesat dimana aplikasi dari sistim emulator sudah diperbaharui setiap saat untuk kestabilan, adapun aplikasi emulator yang berkembang saat ini adalah emulator Android,PS 3,virtual windows,Nitendo,SEGA dan masih banyak lagi emulator lainnya, untuk menjalankan sistim aplikasi emulator itu membutuhkan spesifikasi yang lumayan tinggi,kenapa harus spesifikasi lumayan tinggi?? karena PC menjalankan dua sistim secara bersamaan terlebih lagi bila berurusan dengan yang namanya gaming yang kita tau membutuhkan spesifikasi PC yang tinggi,disini saya mencoba memberikan spesifikasi PC untuk menjalankan aplikasi emulator.

Aplikasi Emulator untuk sistem Android/Linux

Aplikasi Emulator PS 3
             
                Berikut ini merupakan spesifikasi PC yang direkomendasikan untuk Gaming dan aplikasi emulator

Spesifikasi PC minimum :
Prosessor  : Core i3 (2 core, 4 thread)
Ram           : 4 GB (DDR 3)
GPU           : Vga Card Nvidia GTX 680/770/780 dengan Vram 2-3 GB
Hdd           : 500 GB (SATA 3)
PSU           : min 500 Watt (Pure/murni)
Layar         : LCD/LED min 19-24 Inchi (HD-Full HD)
Mainboard : Menyesuaikan dengan soket CPU

Spesifikasi PC Medium :
Prosessor  : Core i5 (4 core, 4 thread)
Ram           : 8 GB (DDR 3/DDR 4)
GPU           : Vga Card Nvidia GTX 970/980/1060 dengan Vram min 4 GB
Hdd           : 1 TB (SATA 3)
PSU           : min 600 Watt (Pure/murni)
Layar         : LCD/LED min 24-40 Inchi (Full HD-2K)
Mainboard : Menyesuaikan dengan soket CPU

Spesifikasi PC High :
Prosessor  : Core i7 (4 core, 8 thread)
Ram           : 16/32 GB (DDR 4)
GPU           : Vga Card Nvidia GTX 1070/GTX 1080 dengan Vram 6-8 GB
Hdd           : 2 TB (SATA 3)/SSD 1 TB
PSU           : min 650 Watt (Pure/murni)
Layar         : LCD/LED min 24-42 Inchi (Full HD-4K)
Mainboard : Menyesuaikan dengan soket CPU

              Dalam menjalankan sebuah sistem performance PC dapat dimonitor dari task manager yang mana suatu proses aplikasi/game yang berjalan terlihat aktivitas dari prosessor,RAM,HDD. Berikut ini merupakan contoh dari PC yang idle dengan spesifikasi prosessor yang dioverclock  sehingga kinerja PC menjadi lebih ringan serta memiliki RAM 16 GB sehingga dalam menjalankan aplikasi emulator dapat share RAM ke aplikasi emulator tanpa membuat windows kekurangan RAM

Task manager Core i7 3770 K pada windows 8.1

                Contoh berikut adalah spesifikasi dari PC standar terlihat dalam memproses suatu aplikasi atau resources windows di Task manager > process activity pada CPU,RAM,HDD rata-rata high diatas 85% hanya untuk mengeksekusi satu proses data, belum lagi share RAM untuk menjalankan aplikasi emulator

Task Manager CPU,RAM,HDD dengan high activity 

               Adapun kesimpulan dari spesifikasi untuk PC menjalankan aplikasi emulator maupun PC gaming, pada intinya adalah yang harus dipenuhi adalah seperti berikut ini :

  • Jumlah inti core dan jumlah thread prosessor,semakin banyak maka kinerja semakin cepat dan ringan untuk menjalankan tugas gaming 3D maupun rendering video
  • Kapasitas RAM harus besar karena windows membagi RAM menjadi dua bagian, untuk menjalankan sistem windows dan aplikasi untuk emulator
  • GPU berfungsi untuk memproses visual 3D gaming/aplikasi untuk rendering video, untuk gaming imbasnya kepada FPS (Frame Per Second)
  • HDD/SSD berfungsi sebagai storage data,masalah untuk kecepatan loading terhadap gaming dan rendering tidak begitu berpengaruh besar karena hanya berbeda hitungan detik saja, untuk PC gaming setelah gaming di load dan menampilkan gambar 3D kecepatan dari HDD biasa sudah cukup untuk menjalankan gaming,ini terlihat dari task manager saat load game pertama active HDD full 100 %, setelah game 3D di load dan masuk ke dalam game active HDD tidak 100 % lagi hanya berkisar 30-50 %, sehingga fungsi kecepatan SSD hanya untuk memproses data seperti copy/paste/writing/read
  • PSU berfungsi untuk mensupply daya ke sistem PC yang mana power yang dibutuhkan tegangan dan arus yang beragam tergantung spesifikasi PC, dalam merakit PC daya yang paling besar berada pada penggunaan Vga Card yaitu mencapai max 375 watt untuk Vga Card NVIDIA, sedangkan untuk CPU Intel core i7 mencapai max 120 watt, sehingga total daya 495 watt, maka dari itu  penggunaan PSU harus min 500 watt untuk PC gaming, akan tetapi dalam hal ini menggunakan PSU akan lebih baik diatas 500 watt sebagai supply daya karena PSU  bekerja kurang baik pada 100 % kapasitas daya, karena PSU memiliki efisiensi dan energy panas yang terbuang sebagian, maka penggunaan PSU dengan daya lebih besar lebih baik dalam hal keandalan 
  • Layar merupakan hasil akhir dari sistem yang ditampilkan, maka penggunaan layar harus disesuaikan dengan spesifikasi PC yang digunakan agar tidak mubazir, adapun perbedaan menggunakan LCD dan LED lebih bagus LED karena contrast & saturasi lebih tinggi, kemudian masalah resolusi untuk tampilan terbaik adalah resolusi min Full HD ke atas
  • Mainboard yang digunakan mengikuti spesifikasi dari soket prosessor yang digunakan mulai dari soket 775/1366/115x/2011, serta seri dari mainboard yaitu seri Z68/77/87/97/170/270/370 yang diperuntukkan untuk prosessor seri "K" seperti core i5 6600K/i7 6700K untuk prosessor yang bisa dioverclock.

PC Gaming

Monday, 1 January 2018

Memilih heatsink untuk CPU Komputer

              Heatsink fan untuk prosessor  PC/Laptop berfungsi untuk menahan panas yang dikeluarkan oleh prosessor itu sendiri, panas ini berasal dari inti core yang aktif pada saat memproses data di CPU, sehingga semakin banyak data yang diproses maka panas yang dihasilkan prosessor akan semakin besar sehingga dibutuhkan HSF yang besar pula, untuk pemilihan HSF apa yang cocok maka produsen prosessor membuat TDP (Thermal Design Power) pada keterangan prosessor sehingga tinggal dicocokan pada keterangan di kotak HSF yang akan kita beli.



              Dari software CPU Z diatas terbaca TDP dari Prosessor I7 6700K adalah maksimum 95 watt dengan load 100 % yang mana artinya saat kita memilih heatsink yang akan digunakan maka TDP nya harus diatas dari prosessor yang gunakan sehingga panas yang dihasilkan prosessor masih mampu ditahan oleh heatsink
                Dari gambar diatas tertulis spesifikasi dari heatsink tersebut yang mana untuk PC gaming memainkan game ataupun aplikasi yang berat maka akan lebih baik menggunakan TDP diatas 150 Watt karena dengan media heatsink yang lebih besar ini maka panas dapat menyebar dengan area lebih luas sehingga pendinginan lebih cepat,kalaupun fan  heatsink sewaktu-waktu rusak maka panas dari prosessor masih dapat di tahan dengan heatsink yang besar ini


HSF Laptop
HSF stock PC

          Perkembangan heatsink pada saat ini sudah lebih baik dimana material untuk membuat heatsink sudah disesuaikan dengan kompabilitas prosessor adapun bahan dari heatsink saat ini sudah menggunakan copper/tembaga dan alumunium seperti pada gambar diatas, dengan adanya karakteristik dari sifat bahan material copper dan alumunium sehingga pihak produsen menggabungkan kedua material bahan tersebut, adapun dari sifat material bahan tersebut seperti dibawah ini :
  • Copper/Tembaga          : sifat dari bahan ini cepat menyerap panas dan lambat melepas panas
  • Alumunium                    : sifat dari bahan ini lambat menyerap panas dan cepat membuang panas 
  • stainless steel/chrome : bahan ini digunakan hanya sebagai pelapis  untuk tembaga heatsink karena harganya                                           mahal sehingga tidak digunakan secara full untuk heatsink disamping itu juga                                                     bobotnya akan jauh lebih berat dari tembaga/alumunium sehingga kurang efisien. 



                
HSF dengan 3 pipe copper
HSF dengan 8 pipe copper dilapisi chrome/nikel
    

Sunday, 24 December 2017

Mengganti HSF Vga Card dengan water cooling radiator pada PC

                  Vga card merupakan kartu grafis yang berfungsi untuk mengolah data dari CPU kemudian di olah menjadi grafis untuk ditampilkan di monitor PC, sehingga tampilan akan lebih baik bila menggunakan vga card tambahan dalam hal bermain game ataupun merendering video dengan kualitas tinggi karena GPU terpisah dari CPU dan berdiri sendiri dengan spesifikasi  tertentu, bila PC tidak menggunakan vga card  tambahan  maka untuk bermain gaming atau merendering video hanya dapat digunakan untuk program atau game-game ringan saja, CPU sendiri saat ini sebenarnya sudah memiliki Vga card sendiri didalam prosessor akan tetapi spesifikasinya kurang memadai (standar)


CPU & GPU Cooler radiator 240

           Untuk saat ini menggunakan water cooling radiator di vga card komputer sudah bisa dilakukan, sudah banyak produsen PC gaming membuat VGA cooler menggunakan radiator mulai dari yang paket jadi atau yang custom sendiri dengan membeli part-part secara terpisah, disini saya akan coba memberikan informasi mengenai hal-hal apa saja yang diperlukan dalam pemilihan water cooling custom


Water Cooling Custome
               
Adapun harga dari part-part water cooling custome saat ini dipasaran adalah sebagai berikut :
  1. Water block CPU/GPU Rp 250 - 400 rb
  2. Radiator Rp 250- 900 rb (tegantung ukuran 120/240/360/480 mm)
  3. Pump dengan Resevoir Rp 300 rb (paket)
  4. Fitting & Clamp 2 Pcs @ Rp 20 rb
  5. Selang Silikon warna putih Rp 10-20 rb/meter (tergantung jenis semi/full silikon)
  6. Air Coolant radiator kendaraan Rp 15 rb
  7. Flow meter & temp indikator Rp 200 rb (paket)
  8. Fan 8 mm atau 12 mm @ Rp 15-35 rb
              Untuk  merakit water cooling radiator bisa disesuaikan dengan TDP (Thermal Design Power) dari prosessor yang digunakan, untuk TDP 95 watt kebawah bisa menggunkan radiator 120 mm, khusus seperti GPU vga card yang TDP 250 watt bisa menggunakan radiator 240/360 mm, sedangkan untuk TDP 350 watt bisa menggunakan radiator 360/480 mm (untuk pemasangan bisa menggunakan radiator double 120 + 240 mm/ 360 +120 mm tergantung ukuran casing PC memiliki beberapa slot untuk radiator)


Pemasangan sistem water cooling pada casing PC


Adapun kelebihan water cooling radiator custome sebagai berikut :
  • Harga tergantung ukuran TDP yang dibutuhkan oleh CPU/GPU
  • Dapat dipasang tabung resevoir sehingga level air coolant dapat dimonitor dan ditambah saat level mulai turun akibat penguapan panas dari prosessor terutama untuk water cooling GPU
  • Menggunakan selang transaparan sehingga bisa dilihat pada air coolant bila sudah keruh
  • Part-part dari water cooling dapat diganti sebagian bila ada yang rusak atau tidak berfungsi
  • Dapat ditambah flow meter dan temp indikator untuk custome aliran dan temp air coolant
  • Dapat dicustomisasi bila ingin upgrade prosessor CPU/GPU tinggal mengganti radiator ke ukuran lebih besar


Flow Meter dan Temp Indikator
               
               Adapun fungsi dari fan adalah untuk cooling Voltage Regulator, Mosfet,VRAM dan komponen selain dari GPU vga card, untuk pemasanganya bisa di atur sendiri menggunakan braket serta menggunakan ukuran 80/120 mm 1 atau 2 pcs fan lebih baik.

Saturday, 23 December 2017

kenapa harga Vga Card sangat mahal

           Vga Card merupakan kartu grafis untuk pengguna PC yang berfungsi untuk mengolah data dari CPU kemudian diubah menjadi tampilan video grafis ke layar monitor PC, vga card dirancang dengan sistim yang kompleks untuk mengolah data grafis dengan cepat yang dihitung dengan FPS (frame rate per second) pada sebuah game, FPS merupakan frame gambar yang ditampilkan per detiknya pada monitor, maka dengan vga card yang memiliki spesifikasi tinggi sehingga dapat mengolah data grafis dengan bandwidth besar serta cepat, maka game yang kita mainkan tidak terasa patah-patah (lag)

Adapun bagian-bagian dari Vga Card adalah sebagai berikut :
  1. Grafis Prosessor Unit
  2. VRAM
  3. Voltage Regulator Mosfet
  4. Mainboard PCB
  5. Heatsink
  6. Fan 

 Contoh Vga Card AMD

               Grafis Prosessor Unit berfungsi mengolah data raw dari CPU lalu diubah menjadi data grafis kemudian ditampilkan ke layar monitor PC, GPU ini akan bekerja maksimum tergantung setting dan resolusi dari sebuah game, sedangkan VRAM merupakan tempat menampung data sementara yang akan ditampilkan ke layar monitor PC
            Dari gambar penampang diatas terlihat bagian-bagian dari vga card yang mana untuk menjalankan sebuah kartu grafis diperlukan power dari PSU langsung, semakin tinggi spesifikasi kartu grafis maka kebutuhan daya akan semakin besar, dari sisi daya asupan slot PCI express 3.0 hanya mampu sampai dengan 75 watt ditambah power dari 2 x 6 pin @150 watt jadi total watt asupan dari PSU 375 watt, sedangkan untuk pembagian dayanya menggunakan mosfet sebagai voltage regulator ke GPU dan VRAM
             Untuk menjalankan sebuah sistim vga card dibutuhkan sebuah mainboard untuk mengatur setiap data-data grafis dengan chipset yang sudah terintegrasi dengan modul-modul sehingga menjadi sebuah kartu grafis, sehingga data grafis yang sudah diolah GPU siap untuk ditransfer melalui output port VGA/DVI/HDMI/Display Port ke layar monitor PC 
              Sehingga dengan kompleksnya sistim sebuah vgacard hampir sama dengan sistim PC yang sama-sama memiliki CPU, RAM, VRM, Mainboard, Heatsink & Fan, maka harganya pun akan sebanding dengan 1 paket komputer biasa (tergantung spesifikasi/merk)


Link review & test performance CPU & VGACARD  www.techpowerup.com

Thursday, 21 December 2017

Trik Install app Google Translate di browser Google Chrome

              Dunia internet merupakan dunia tanpa batas, sehingga penggunanya pun beragam dari seluruh penjuru dunia, terlebih masalah artikel-artikel yang dibuat oleh penulis yang memiliki beraneka ragam bahasa tergantung asal dari penulis tersebut, sehingga bila kita membaca artikel-artikel tersebut yang ditulis mereka yang mengerti maksud dari arti tulisan tersebut hanya satu negara dengan penulis, sehingga daripada itu perlu diartikan ke bahasa lain melalui google translate.
         Disini saya coba memberikan cara agar lebih efisien waktu dan fleksibel dalam mengartikan tulisan artikel dari bahasa negara lain melalui aplikasi yang ada di google chrome untuk pengguna PC/laptop, sehingga lebih mudah dan cepat, adapun caranya seperti berikut ini :
  • Buka browser standar dan install google chrome 
  • Setelah diinstall kemudian sing in akun gmail anda lalu pilih APPS disebelah kiri atas kemudian pilih web store sebelah kiri bawah

  • Kemudian akan tampilan seperti dibawah ini tinggal search google translate kemudian pilih add to chrome, kebetulan saya sudah install jadi tulisannya berubah jadi rate it, setelah itu aplikasi akan muncul dipojok kanan atas


  • Untuk menggunakan tinggal buka artikel seperti biasa kemudian pilih app google translate pojok kanan atas lalu pilih translate this page lalu tinggal pilih mau ditranslate ke bahasa apa


  • Maka pilihan bahasa akan muncul seperti berikut ini dan artikel langsung berubah sesuai bahasa yang kita pilih 



                 Dengan begitu kita tidak perlu membuka New tab di google chrome untuk membuka google translate kemudian mengartikan per paragraf Tab halaman yang kita buka, maka dengan cara ini artikel tersebut langsung diartikan secara total tanpa merubah tampilan aslinya.

Tuesday, 19 December 2017

Trik sederhana setting Laptop agar loading lebih cepat

                PC & Laptop jaman sekarang sudah memiliki spesifikasi dan performance yang tinggi,akan tetapi harga jualnya pun semakin tinggi, ada trik gampang tetapi kita tidak sadar akan hal ini karena setting defaults PC & Laptop pada saat baru beli yaitu balance antara performance dan power saver, sehingga performance PC & Laptop kita disetting performance sekitar 50-90 % dalam menjalankan aplikasi dan browsing internet tergantung kondisi sisa battery semakin low battery laptop, maka performance laptop menurun atau dibatasi oleh sistem windows
                Hal ini akan sangat berdampak dirasakan bagi pengguna terutama laptop kelas bawah seperti prosessor intel dual core,intel celeron,intel atom,AMD single core dimana performance dan spesifikasi laptop sudah sangat minimum, sehingga membuka browser pun terkadang terasa sangat lambat loadingnya padahal jaringan internet yang kita gunakan via modem wifi sudah cukup kencang bila digunakan untuk browsing pada smartphone, trik ini akan sangat terasa beda jauh performance pada Laptop kelas bawah, tetapi bila menggunakan Laptop kelas atas tidak begitu terasa karena memang spesifikasi dan performance laptop sudah lumayan tinggi
      Dalam hal ini secara defaults windows apapun itu mulai dari windows XP/Vista/Win 7/Win 8/Win 10 akan mensetting Laptop anda menjadi balanced (recommended) seperti pada screen shoot berikut ini :

Power option pada win 8.1

              Maka dari itu kita sesuaikan setting awal Laptop dari balanced (recommended) ke high performance bisa dibuka di control panel > Hardware and sound > power option, untuk melihat pengaturan apa saja yang di power saver oleh windows di Laptop tersebut bisa pilih edit plan setting > change advanced power settings

Edit plan setting pada win 8.1
             Disini terlihat bahwa apa saja yang di hemat oleh sistem windows dalam hal ini windows 8.1 untuk battery laptop di mode power saver, disini Laptop yang digunakan performancenya secara keseluruhan menurun menjadi sekitar 50 % dari spesifikasi awal yang tujuannya adalah untuk menghemat sisa battery, sehingga disini terjadi penurunan performance berbagai lini mulai dari prosessor,bandwidth wifi,intel graphics(vga internal),display brightness, dll.

Advance setting high performance pada win 8.1
         
             Sehingga setelah kita setting high performance (Active) pada Laptop kelas bawah yang kita gunakan akan terasa lebih cepat menjadi performance 100% sesuai design spesifikasi laptop yang anda beli, tidak dibatasi oleh setting windows yang digunakan serta tidak terpengaruh dengan kondisi battery laptop yang low battery.



NB : klo cara diatas masih terasa lemot Laptop bisa diinstall ulang windowsnya agar refresh

Saturday, 16 December 2017

Trik meningkatkan kecepatan transfer data HDD Eksternal dengan cara mengganti Case dari port USB 2.0 ke USB 3.0

               HDD Eksternal terbaru saat ini sudah tersedia dipasaran dengan port USB 3.0, dimana dengan ini transfer data semakin lebih cepat dari port USB 2.0, untuk yang memiliki HDD 2,5 in bekas laptop atau memiliki HDD eksternal dengan port USB 2.0 dapat diganti dengan case baru port USB 3.0, untuk harga case berkisar 90 rb -140 rb sedikit lebih mahal dari case USB 2.0 dipasaran, tetapi mendapatkan transfer data lebih cepat sampai dengan 5 Gbit/s sekitar 10x dari USB 2.0

HDD Eksternal 2,5 Inchi

               Untuk HDD Eksternal yang case nya bisa diganti dapat menggunakan trik ini sehingga tidak perlu membeli HDD eksternal yang baru kecuali HDD nya rusak atau bad sector, untuk saat ini HDD 2,5 in memiliki input dengan port SATA, berikut ini kecepatan transfer data SATA 1,2,3 secara teori adalah sebagai berikut :
  • SATA I     : 1,5 Gbit/s = 1500 Mbit/s
  • SATA II   : 3 Gbit/s = 3000 Mbit/s
  • SATA III : 6 Gbit/s = 6000 Mbit/s
NB :
  • Untuk membedakan singkatan antara Bit dan Byte maka biasa ditulis Mb =Megabit, sedangkan MB=Megabyte
  • Untuk satuannya adalah 8 bit = 1 byte 
Sehingga kecepatan transfer data HDD dengan port SATA secara teori adalah :
  • SATA I     : 1500 Mbit/8 = 187,5 Mbyte/s
  • SATA II   : 3000 Mbit/8 = 375 Mbyte/s
  • SATA III : 6000 Mbit/8 = 750 Mbyte/s
     

HDD 2,5 Inchi

             Didalam sebuah port SATA memiliki 2 data yaitu READ/WRITE yang masing-masing memiliki kecepatan yang berbeda, biasanya kecepatan read > write, untuk dipasaran HDD biasanya dituliskan kecepatan READ dalam satuan Gigabit seperti " SATA 3 Gb/s " berarti HDD ini termasuk dalam port SATA II untuk rata-rata kecepatan read sekitar 250-300 MB/s , sedangkan untuk write berkisar 100-150 MB/s setengah dari read

      Sedangkan untuk port USB juga memiliki transfer data READ/WRITE, berikut ini spesifikasi dari versi kecepatan transfer data READ secara teori dari port USB adalah sebagai berikut :
  • USB 1.0 :1,5 Mbit/s    = 0,1875 Mbyte/s = 187,5 Kbyte/s
  • USB 1.1 : 12 Mbit/s    = 1,5 Mbyte/s
  • USB 2.0 : 480 Mbit/s  = 60 Mbyte/s
  • USB 3.0 : 5 Gbit/s       = 625 Mbyte/s
  • USB 3.1 : 10 Gbit/s     = 1250 Mbyte/s

             Melihat dari data-data diatas kecepatan transfer data antara SATA II,III dan USB 3.0 sudah berimbang dengan adanya pembaharuan update port USB 3.0 di PC/laptop, serta case HDD eksternal pun mulai keluar dipasaran


Port USB 2.0 (hitam) dan USB 3.0 (biru) 

             Sehingga dari data diatas dapat kita simpulkan bahwa untuk meningkatkan transfer data HDD eksternal ke PC/laptop dengan cara ganti case HDD 2,5 in SATA I,II,III dengan port USB 3.0, sehingga akan meningkatkan kecepatan transfer data secara maksimal dengan port USB 3.0 di PC/laptop dengan kecepatan transfer data read/write dari 20-50 MB/s menjadi 100-300 MB/s.

Friday, 15 December 2017

Cara mengatasi masalah HDD Eksternal tidak terdeteksi di PC atau laptop

                  HDD Eksternal merupakan sebuah hardisk portable yang berfungsi sama seperti HDD internal PC/Laptop untuk menyimpan data, untuk HDD eksternal ini dikemas dalam case yang beragam dengan port USB 2.0 atau yang terbaru sekarang adalah port USB 3.0, adapun untuk spesifikasi HDD 2,5 In seperti gambar dibawah ini :
 

HDD merk WD 2,5 Inchi

                  Dari spesifikasi salah satu merk HDD 2,5 in diatas terlihat bahwa arus yang dibutuhkan adalah 0,55 A dengan tegangan 5 Vdc, sedangkan untuk beberapa merk HDD 2,5 In lain kurang lebih sama akan tetapi tidak ada arus ampere yang dibawah <0,5 A, sedangkan arus output dari  PC/Laptop dengan port USB 2.0 maks 500 mA atau 0,5 A


HDD merk Seagate 2,5 Inchi

             Dari contoh gambar diatas maka pada saat kita mengkoneksikan HDD eksternal ke PC/Laptop dengan Port USB 2.0 maka HDD akan beroperasi normal, akan tetapi seiring berjalan waktu pemakaian HDD eksternal, maka arus yang dibutuhkan untuk memutar piring disk akan lebih besar karena usia HDD,sehingga sistem power USB 2.0 PC/Laptop akan langsung cut off bila beban arus melebihi toleransi maka ini akan menyebabkan HDD eksternal kadang connect/disconnect.


Hdd Eksternal USB 3.0

          Untuk itu solusi dari masalah ini yang dapat membantu dengan mengkoneksikan HDD eksternal Port USB 2.0 ke port USB 3.0 di PC/Laptop yang mana arus output maksimum sampai dengan 900 mA dengan begitu power yang dibutuhkan HDD eksternal tercukupi untuk memutar piring disk.


NB : Kualitas kabel (ori/kw) dan panjang kabel dari USB juga mempengaruhi besar arus yang dapat
         disupply ke HDD Eksternal